Suasana pagi di Desa Cangkuliang pada Kamis, 12 Februari 2026, tampak berbeda dari biasanya. Sejak pukul 07.30 WIB, ratusan siswa SD Islam Unggulan Cahaya Al-Fatih dengan penuh semangat mengikuti Pawai Tarhib Ramadhan sebagai pembuka rangkaian Kegiatan Bulan Suci Ramadhan (KBSR).





Dengan membawa poster-poster bertema Ramadhan yang berisi ajakan berpuasa, memperbanyak ibadah, serta pesan-pesan kebaikan, para siswa berjalan tertib mengelilingi desa. Poster yang mereka buat sendiri tampak penuh warna dan kreativitas, menambah semarak suasana pagi itu. Tidak hanya itu, siswa juga membawa snack untuk dinikmati bersama saat waktu istirahat, mencerminkan kebersamaan dan keceriaan dalam menyambut bulan suci.

Momentum puncak pun tiba pada sesi Pembukaan KBSR. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan saritilawah yang menambah kekhidmatan suasana. Selanjutnya, Kepala Sekolah, Bapak Ade Farid Hasyim, M.Pd., menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi KBSR Tahun Pelajaran 2025/2026.
Acara pembukaan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an dan saritilawah yang dibawakan oleh ananda Ikmal Ahza Jinan dan Ratu Keinara Malaeka Fatihah. Suara merdu yang menggema memenuhi ruangan menghadirkan suasana haru dan menenangkan, seakan mengingatkan seluruh hadirin akan kemuliaan bulan Ramadhan yang akan segera tiba.
Selanjutnya, Kepala Sekolah, Bapak Ade Farid Hasyim, M.Pd., menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan KBSR secara resmi. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh siswa untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, serta membangun akhlak yang lebih baik.
“Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi tentang melatih kesabaran, kejujuran, dan kepedulian. Jadikan bulan suci ini sebagai ajang untuk menjadi pribadi yang lebih sholeh dan sholehah,” pesan beliau kepada seluruh siswa.
Dengan penuh semangat dan ucapan basmalah bersama, KBSR Tahun 2025/2026 pun resmi dibuka.


Kegiatan dilanjutkan dengan Mahallul Qiyam yang dilaksanakan dengan penuh semangat dan kekhidmatan. Lantunan shalawat yang diikuti bersama menciptakan suasana religius yang menyentuh hati serta menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW.

Acara inti dilanjut dengan Penampilan pantomim oleh kak Rifan, kegiatan ini menjadi sesi edukatif dan menghibur. Melalui gerakan tanpa kata, pesan moral tentang kebaikan, kejujuran, dan semangat beribadah disampaikan secara kreatif. Siswa tampak antusias menyaksikan pertunjukan yang sarat makna tersebut. Bahkan ka Rifan sampai kewalahan menangi anak anak.
Kegiatan KBSR tahun ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan spiritualitas siswa, tetapi juga untuk membangun karakter, keberanian, dan kreativitas mereka melalui berbagai rangkaian kegiatan edukatif dan islami. Diharapkan melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memahami makna Ramadhan secara teori, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.


Pembukaan KBSR menjadi awal perjalanan dalam menyambut bulan suci Ramadhan — bulan yang mengajarkan kesabaran, keikhlasan, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan sekolah.
Semoga KBSR tahun ini membawa keberkahan dan menjadi sarana pembentukan generasi Qur’ani yang berakhlakul karimah.
Harap Tinggalkan Jejak
Total Komentar (0)
Login Diperlukan
Silakan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar atau membalas.
Dengan login, komentar Anda langsung terposting tanpa moderasi